mata hati

sesekali ibarat pisau yang menghiris, sesekali ibarat pedang yang memancung, sesekali ibarat air yang mendamai, sesekali ibarat kapas yang melembut, sesekali ibarat ilalang yang menusuk terus ke hati. itu mata, dan banyak sekali perumpamaan, perbandingan dan kiasan. namun apabila digabung cahaya dengan mata, jadilah kasih sayang yang terlalu tinggi nilai terima kasih kepada Pencipta.

warnanya sukar diterka, malah tindak dan isinya pun tidak boleh dibaca. peribadi kadang-kadang keliru. itu hati.  hanya segumpal darah, namun peringatan telah tertulis bahawa sebaik-baik niat bergantung pada hati. Melayu yang kaya dengan peribahasa pun ada mengungkapkan simpulan bahasa,  berhati-hati.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s